Salam Merdeka 2017

Anak Merdeka, Jiwa Merdeka

Semalam
Ketika hari sangat kelam
Seakan tiada langsung ruang menjengah cerah
Ketika Sang Bapa dipasungkan kaki-kaki dan tangan-tangan mereka
Oleh rantai-rantai keras besi yang mengongkong
Menghunus rasa berdiri
Sang Bapa untuk bangun membela diri

Kudrat Sang Bapa diperkerah
Keringat Sang Bapa dipersembah
Dengan hati-hati tulus ikhlas dan penuh dengan semangat panas membara
Sang Bapa bangun berdiri berusaha
Menongkah ranjau duri berbisa
Mengharung badai megombak tingginya
Bapa tidak pernah luntur semangat
Bapa tidak langsung terus runtuh jiwa
Meniarap merangkak untuk bangun melawan Penjarah Bangsa.

Ada masanya Sang Bapa terkapar kepenatan
Ada masanya Sang Bapa tertunduk kelesuan
Ada masanya Sang Bapa terkesah kesedihan
Namun untuk mengalah Sang Bapa tidak sekali
Demi tanah tempat diri berpijak, demi langit luas tempat maruah dijunjung
Sang Bapa terus utuh tegak berdiri
Mengusahakan keberlangsungan nyawa untuk terus bernafas lagi

Tanah ini tanah kita!
Begitu kata Sang Bapa.
Langit ini milik kita!
Begitu laung Sang Bapa.
Harus kenapa kita terus membiarkan hak kita tergadai ke tembolok Sang Penjarah tanpa rela?
Harus kenapa kita terus mendiamkan harta jiwa kita terus-terusan dipasong tangan-tangan jahat mereka tanpa melakukan apa-apa?

Lantas Sang Bapa bangun
Lalu Sang Bapa berdiri dengan naluri melangit tinggi
Nasib anak-anak perlu kita perjuangkan semahu-mahu!
Laung Sang Bapa penuh nahu.
Kemerdekaan jiwa anak-anak perlu kita usahakan setinggi-tinggi!
Renggus Sang Bapa penuh membara.
Tanah anak-anak kita perlu kita kembalikan sehabis usaha!
Jerkah Sang Bapa sehabis daya.

Terima kasih Bapa,
desis Sang Anak penuh pengertian.
Terkesan dengan lembar-lembar cerita perjuangan Sang Bapa yang meruntun jiwa.
Kini tanah dipijak sudah milik Sang Anak
Kini langit dijunjung sudah megah menghampar warnanya
Kini nafas disedut sudah nyaman rasa jiwanya
Kini Anak yang diperjuangkan, sudah merdeka jiwanya!
Namun Sang Bapa audah tiada lagi.

Terima kasih Bapa
Nikmat kemerdekaan ini bukan calang-calang besae nikmatnya.
Akan kami Anak Merdeka harumkan ianya
Dengan jiwa-jiwa Merdeka yang tak langsung mungkin padam aruh tenaganya
Sampai bila-bila

Hari ini

60 tahun sudah kita menggema,
Salam Merdeka!

©EH

Leave a Reply